Bentuk Karangan Deskripsi

Bentuk Karangan Deskripsi - Contoh Karangan Deskripsi - Karangan Deskripsi Lengkap - Ciri-Ciri Karangan Deskripsi 

Contoh Karangan Deskripsi

Kokoflom | Bentuk Karangan Deskripsi , Nah Kali ini Kokoflom Akan Membagi Mengenai Pendidikan Bahasa Indonesia Yang Mana Koko Akan Bahas mengenai Karangan Deskripsi Sebelum Menindak Lanjuti Mengenai Bentuk Karangan Deskripsi , Pastinya Kita Harus Membahas Mengenai 

Apa Itu Karangan Deskripsi ??

Nah koko akan menjawabnya Karangan deskripsi adalah suatu tulisan atau karangan yang menggambarkan atau memaparkan suatu objek, lokasi, keadaan atau benda dengan kata-kata. Biasanya apa yang kita gambarkan dalam karangan kita merupakan hasil pengamatan panca indra kita. Menurut Koko , Wikipedia Dan Guugel

kemaren koko Juga Pernah Post Mengenai Karangan Narasi , Sudah Baca Kan Sob ??
Itu Ada hubungannya
Oke Langsung Aja Ke Topik Pembahasan

gambaran mempunyai tujuan mengemukakan suatu hal perihal didalam urutan atau rangka area dengan maksud untuk menghadirkan di depan mata angan-angan pembaca semua suatu hal yang dipandang, didengar, dicecap, diraba, atau dicium oleh pengarang. ( widyamartaya, 1992 :9-10 ). lantas, gambaran yaitu wujud tulisan yang mempunyai tujuan memperluas pengetahuan serta pengalaman pembaca dengan jalur melukiskan hakikat objek yang sesungguhnya. 

agar karangan ini cocok dengan penulisannya, dibutuhkan satu pendekatan. pendekatan yang disebut yaitu pendekatan realistis serta pendekatan impresionistis. penulis ditutut memotret perihal atau benda seobjektif barangkali cocok dengan kondisi yang dilihatnya, diberi nama pendekatan realistis. sebaliknya, pendekatan impresionistis yaitu pendekatan yang berupaya menggambarkan suatu hal dengan subjektif ( finoza, 2004 :197-198 ). 

menurut semi ( 2003 :41 ), gambaran ini adalah ekposisis juga, hingga ciri umum yang dimiliki oleh ekposisi pada prinsipnya dimiliki juga oleh gambaran. selanjutnya, semi ( 2003 :41 ) menyebutkan bahwa tanda-tanda gambaran yang sekalian sebagai pembeda dengan ekposisi yaitu seperti berikut.
  1. Deskripsi lebih berupaya memperlihatkan detail atau perincian tentang objek.
  2. Deskripsi lebih bersifat memberi pengaruh sensitivitas dan membentuk imajinasi pembaca.
  3. Deskripsi disampaikan dengan gaya yang nikmat dengan pilihan kata yang menggugah; sedangkan ekposisi gayanya lebih lugas.
  4. Deskripsi lebih banyak memaparkan tentang sesuatu yang dapat didengar dilihat, dan dirasakan sehingga objeknya pada umumnya berupa benda, alam, warna, dan manusia.
  5. Organisasi penyampaiannya lebih banyak menggunakan susunan ruang (spartial order).
diantara tanda-tanda tersebut yang tidak dimiliki oleh ekposisi yaitu style yang indah serta memikat hingga memancing sesitivitas serta imajinasi pembaca atau pendengar. ada juga gambaran yang disampaikan dengan bhs yang lugas serta juga tidak memancing sensitivitas pembaca, namun menghimpitkan pada perincian atau detil ajukan pembuktian atau banyak perumpamaan ( mis. gambaran perihal kondisi area praktik atau gambaran perihal kondisi tempat yang dirundung tsunami ). oleh karena itu, karangan gambaran dibagi atas dua, yakni gambaran ekpositoris ( gambaran tehnis ) serta gambaran artistik ( dimaksud juga gambaran literer, impresionistik, atau sugestif ) ( semi, 2003 :43 ). selanjutnya, semi ( 2003 :43 ) menyebutkan bahwa 

karangan yang mempunyai tujuan menjelaskan suatu hal dengan perincian yang jelas sebagaimana ada tanpa manekankan unsur impresif atau sugestif pada pembaca, diberi nama gambaran ekpositorik. tak hanya itu juga memakai bahasa-bahasa yang resmi serta lugas. sebaliknya, gambaran artistik yaitu gambaran yang mengarah kapada pangalaman pada pembaca seperti berteman segera dengan objek yang disampaikan dengan jalur menciptakan sugesti serta impresi melewati keterampilan penyampaian dengan style yang memikat serta pilihan kata yang menggugah perasaan. 
daftar pustaka 
widyamartaya, a. 1992. seni menuangkan ide. cetakan ke-2. yogyakarta : karnisius. 

semi, m. atar. 2003. menulis efisien. padang : angkasa raya. 

finoza, lamuddin. 2004. komposisi bhs indonesia. jakarta : insan mulia. 

terimakasih telah membaca tulisan karangan gambaran pengertian serta ciri cirinya 
karangan type ini diisi gambaran tentang satu hal/keadaan hingga pembaca seolah-olah lihat, mendengar, atau rasakan perihal tersebut. 
karangan gambaran mempunyai tanda-tanda layaknya : 
  • menggambarkan sesuatu
  • penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera,
  • membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.

Pola pengembangan paragraf deskripsi :
  • Paragraf Deskripsi Spasial, paragraf ini menggambarkan objek kusus ruangan, benda atau tempat.
  • Paragraf Deskripsi Subjektif, paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis.
  • Paragraf Deskripsi Objektif, paragraf ini menggambarkan objek dengan apa adanya atau sebenarnya.

Langkah menyusun deskripsi :
  • Tentukan objek atau tema yang akan dideskripsikan
  • Tentukan tujuan
  • Mengumpulkan knowledge dengan mengamati objek yang akan dideskripsikan
  • Menyusun knowledge tersebut ke dalam urutan yang baik (menyusun kerangka karangan)
  • Menguraikan kerangka karangan menjadi dekripsi yang sesuai dengan tema yang ditentukan

Contoh  karangan deskripsi :

kakek menggiring bebeknya kerawah dekat sawah untuk melacak makan, bebek yang pandai berbaris dengan rapi pengembalanya. 
sungguh panorama yang amat menarik dipandang saat kita bangun tidur. 
dihalaman tempat tinggal kakekku yang menghadap ketimur ada pohon-pohon yang rindang, ada pohon mangga yang berbuah amat lebat, disamping kiri potehon mangga bisa juga pohon jambu air yang belum berbuah dikarenakan belum musimnya. serta disebelah kanan tempat tinggal ada pohon rambutan yang buahnya amat manis terasa. sungguh panorama yang amat indah yang amat asri serta damai ini yaitu area tinggal kakek ku serta area kelahiran ku. desa yang bernama sumurwiru ini yaitu area yang sangat saya kunjungi waktu liburan. tak hanya bias bersua kakek serta nenek saya juga bias lihat panorama yang indah nan damai. pas jam 06. 00 saya terbangun, diiringi dengan nada - nada ayam yang berkokok seolah menyanyi sembari membangunkan orang - orang yang masi tidur. dan bisa ku tengok burung - burung yang berterbangan meninggalkan sarangnya untuk melacak makan. dari timur sang surya menyapaku dengan malu untuk memperlihatkan cahayanya. saya jalan kehalaman depan tempat tinggal pas di hadapan ku ada sesuatu jalur besar untuk berlalu lintas dari terlalu jauh terlihat sawah punya petani yang ditanami padi tetap berwarna hijau tampak amat sejuk, indah, serta damai. dari terlalu jauh juga tampak seorang petani yang tengah membajak sawahnya yang belum ditanami tumbuhan, serta ada juga petani yang tengah melacak rumput untuk makan binatang peliharaannya seprti kambing, sapi, serta kerbau. didesaku rata penduduknya sebagai petani. 
pagi ini tampak amat repot, di jalur tampak ibu-ibu yang tengah jalan menuju psar untuk berjualan sayur. tetanggaku seorang peternak bebek yang juga tidak kalah sibuknya dengan orang. pagi-pagi sekali dia berjala

Bagikan :

Facebook Google+ Twitter Digg